Literasi tidak mengenal batas ruang dan waktu, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.Hari ini, 10 Pebruari 2026 Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIB Slawi memperkuat sinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Tegal melalui kegiatan layanan ekstensi.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberikan hak pendidikan dan akses informasi bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dalam kunjungan kali ini, dua orang petugas dari Dinas Perpusip Kab. Tegal hadir secara langsung untuk mendistribusikan bahan bacaan berkualitas.
Kedatangan dua orang petugas dari Dinas Perpusip Kab. Tegal disambut hangat oleh petugas perpustakaan LAPAS Slawi yang bertanggung jawab penuh dalam proses serah terima dan pengelolaan sirkulasi buku di dalam lingkungan Lapas.
Koleksi Baru, Semangat Baru
Untuk mendukung minat baca yang terus meningkat, sebanyak 125 judul buku dipinjamkan dalam periode ini. Koleksi yang dihadirkan pun sangat beragam, meliputi:
• Keterampilan & Kewirausahaan: Sebagai bekal kemandirian saat bebas nanti.
• Keagamaan & Motivasi: Untuk penguatan mental dan spiritual.
• Sastra & Novel: Sebagai sarana hiburan sehat dan edukatif.
• Pengetahuan Umum: Untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan dunia luar.
"Buku adalah jembatan bagi warga binaan untuk tetap terhubung dengan dunia luar dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik melalui ilmu pengetahuan."
Dampak Positif bagi Warga Binaan
Layanan ekstensi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian penting dari program pembinaan kepribadian. Dengan adanya rotasi buku secara berkala, warga binaan tidak merasa jenuh dan selalu memiliki akses terhadap informasi yang segar.
Harapannya, budaya membaca ini dapat membentuk pola pikir yang lebih positif dan produktif, sehingga masa pidana dapat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Updates.