Penguatan Pembinaan Melalui Upacara Bendera: Lapas Slawi Hadirkan Peran Aktif WBP

    Penguatan Pembinaan Melalui Upacara Bendera: Lapas Slawi Hadirkan Peran Aktif WBP

    Slawi – Senin, 24 November 2025, Lapas Kelas IIB Slawi kembali menyelenggarakan Upacara Bendera rutin yang merupakan agenda pembinaan kepribadian dan penanaman nilai kedisiplinan bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Upacara berlangsung di lapangan utama Lapas dan diikuti oleh seluruh peserta magang, pegawai, serta WBP, termasuk dua orang narapidana kasus terorisme.

    Dalam pelaksanaan kali ini, seluruh petugas upacara berasal dari WBP, sebagai bagian dari pembinaan kemandirian, tanggung jawab, dan pelatihan karakter. Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha, Adi Purnama, bertindak sebagai inspektur upacara dan memberikan amanat yang menekankan pentingnya kedisiplinan dan perubahan perilaku melalui kegiatan positif di lingkungan pemasyarakatan.

    “Kegiatan upacara bukan hanya seremonial, tetapi juga sarana untuk membangun karakter, menanamkan rasa tanggung jawab, serta memperkuat komitmen kita semua untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik, ” ujar Adi Purnama dalam amanatnya. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan upacara yang dikelola langsung oleh WBP sebagai bentuk kepercayaan dan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.

    Upacara berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat hingga selesai. Melalui pelaksanaan rutin ini, Lapas Kelas IIB Slawi terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif, disiplin, serta mendukung pembentukan karakter positif bagi seluruh warga binaan.

    im15

    im15

    Artikel Sebelumnya

    Kolaborasi untuk Pemulihan: Lapas Slawi...

    Artikel Berikutnya

    Lapas Kelas IIB Slawi Sambut Peserta Magang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    Ikuti Kami