Slawi – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Slawi terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan pemotongan dan Feathering (pencabutan bulu ayam) yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh sejumlah warga binaan yang antusias untuk memperoleh keterampilan baru di bidang pengolahan hasil ternak. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, para peserta diberikan pemahaman mengenai teknik pemotongan ayam yang baik dan benar sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Selain itu, peserta juga diajarkan cara feathering secara efektif dan efisien, sehingga menghasilkan produk yang layak untuk dipasarkan.
Kepala Lapas Kelas IIB Slawi, Edi Kuhen, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. “Kami berharap melalui pelatihan ini, warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat dan dapat menjadi modal usaha ketika mereka bebas nanti, ” ujarnya.
Pelatihan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Lapas Slawi dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan, sekaligus mendorong mereka untuk menjadi pribadi yang produktif dan mandiri.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri sehingga siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang berguna.
